BERITA TERBARU

Marissa Nasution, SPG yang Menjelma Jadi Bintang

KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDH

JAKARTA, KOMPAS.com — Saya tak pernah memikirkan akan jadi apa 10 tahun ke depan. Paling jauh saya merencanakan sesuatu untuk enam bulan mendatang dan menikmatinya,” kata Marissa Nasution di Dragonfly, Jakarta, Kamis (11/11/2010).

Meski tanpa perencanaan panjang, Marissa yang bertinggi badan 174 sentimeter itu tetap menikmati kegiatannya sebagai model, peragawati, VJ MTV, pemain film, presenter, dan berbisnis kafe di Bali.

Perempuan berdarah campuran Batak-Jerman itu mengatakan, pekerjaan yang bagi sebagian orang dianggap remeh, seperti menjadi sales promotion girls (SPG), telah membantunya menapak karier beragam seperti sekarang.
”Pekerjaan itu memperkuat mental dan semangat saya,” ucapnya.

Dia sebenarnya tak berencana berkarier di Indonesia. Semula Marissa hanya ingin berlibur di Jakarta. Apalagi orangtuanya enggan melepas sulung dari tiga bersaudara itu berkecimpung di jagat hiburan Tanah Air. Mereka ingin Marissa yang menguasai empat bahasa—Inggris, Jerman, Perancis, dan Indonesia—itu melanjutkan kuliah.

”Saya suka tinggal di Jakarta walaupun macet,” ujar Marissa yang lahir di Jakarta, 8 Februari 1986, dan menjadi brand ambassador Wall’s Magnum itu.

Sejak masih kecil dia suka es krim dan cokelat. Semasa menetap di Jerman, bagi Marissa, es krim identik dengan datangnya musim panas. (Tia)

sumber berita

http://entertainment.kompas.com

MANUSIA TERTUA DI INDONESIA BERDASARKAN SENSUS PENDUDUK 2010

Ambu Unah, Pandeglang (143 tahun)
Ditengah-tengah pelaksanaan Sensus Penduduk, Tim dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, menemukan warga usia tertua yaitu Askah binti Singga (101 tahun) di Desa Sindang Laut, Kecamatan Carita dan Maemunah (143 tahun) di Kampung Jaha Girang Rt 15/06 Desa Kadu Dodol, Kecamatan Cimanuk.

Nenek Maemunah yang biasa akrab dipanggil Ambu Unah, berdasarkan data sensus yang dikirimkan ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, diduga lahir tahun 1867 silam. Oleh karena itu melalui Tim Koordinator Probing Pendalaman dan Pengkajian Data penduduk, BPS Kabupaten Pandeglang melakukan survey langsung ke lapangan guna mengetahui ke-validan data tersebut. “Hasil yang kami terima dari petugas dilapangan, ditemukan ada warga yang usianya mencapai ratusan tahun, dan kami perlu mendalami dan mengkaji data itu,” kata Budiman, BST selaku Koordinator Tim.
Sungguh sangat luar biasa, di seusia yang ratusan tahun ini, Ambu Unah masih dapat beraktifitas seperti layaknya orang usia 50-60 tahunan. Bahkan, ia masih senang jajan dan jalan-jalan keluar rumah, bermodalkan tongkat bambunya.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: