KABAR GUNUNG MERAPI 20 NOVEMBER 2010

(potho from fb Informasi Merapi Up To Date)

Pagi ini Jogja nampak mendung berkabut dimana mentari mencoba membus tapi masih tampak terhalangi dan dari jauh Gunung Merapi tak tampak. Intensitas erupsi Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dalam beberapa terakhir ini terus menurun, namun kalangan masyarakat diminta tetap waspada.Kabar Gunung Merapi 20 November 2010, Kini gunung merapi sudah semakin tenang, zona bahaya juga semakin berkurang, beberapa pengungsi sudah diperbolehkan pulang namun untuk warga yang tempat tinggalnya masih masuk dalam zona bahaya dihimbau untuk tetep bertahan di pos pengungsian. Berkaitan dengan penurunan zona bahaya Gunung Merapi yang terdapat di Sleman, dari radius semula 20 km kini diturunkan menjadi redius sekitar 10 km hingga 15 km,Pemkab Sleman akan segera mengatur para pengungsi yang kini tersebar ke beberapa daerah.

PVMBG kemudian menetapkan radius rawan bahaya letusan Gunung Merapi pada Jumat, yaitu untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer (km) untuk sisi timur Kali Boyong dan 10km di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius rawan bahaya letusan Gunung Merapi di Kabupaten Sleman adalah 20km. Sedangkan di Kabupaten Klaten masih tetap 10 km, Kabupaten Boyolali dari 10km menjadi 5km dan untuk Kabupaten Magelang dari 15km menjadi 10km. Berikut desa-desa di DIY dan Jateng yang kini masih berada dalam radius rawan bencana Gunung Merapi:

1. Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diantaranya: Kecamatan Cangkringan: Argomulyo, Glagahharjo, Kepuhharjo, Umbulharjo, Wukirsari; Kecamatan Ngemplak: Sindumartani, Umbulmartani, Wedomartani; Kecamatan Pakem: Candibinangun, Hargobinangun, Harjobinangun, Pakembinangun, Purwobinangun; Kecamatan Turi: Girikerto, Wonokerto.

2. Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng) diantaranya: Kecamatan Dukun: Kalibening, Keningar, Krinjing, Mangunsuko, Ngargomulyo, Paten, Sengi, Sewukan, Sumber ; Kecamatan Sawangan: Ketep, Kapuhan, Wonolelo; Kecamatan Srumbung: Kaliurang, Kemiren, Mranggen, Ngablak, Ngargosoko, Tegalrandu.

3. Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng); Kecamatan Cepogo: Genting, Jombong, Sukabumi, Wonodoyo; Kecamatan Musuk: Cluntang, Dragan, Jenowo, Mriyan, Sangup;
Kecamatan Selo: Jrakah, Klakah, Lencoh, Samiran, Selo, Suroteleng, Tlogolele.

4. Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng); Kecamatan Kemalang: Balerante, Bumiharjo, Kendalsari, Panggang, Sidorejo,Tangkil, Tegalmulyo, Tlogowatu.

Sementara itu pemadaman listrik yang terjadi selama gunung merapi erupsi kini sudah mulai diperbaiki oleh pihak PLN. Sekarang ini yang sedang dibenahi adalah daerah dengan skala jarak 5 Km akibat perubahan radius zona aman tersebut. Berdasar informasi dari Manajer PLN Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Magelang, Purwadi ST, diharapkan dalam minggu ini pembenahan di daerah zona aman 5 Km yang baru tersebut sudah selesai pembenahannya. Pembenahan ini termasuk yang dilakukan di sebagian wilayah Kecamatan Srumbung Magelang.

Meredupnya gunung merapi juga semakin melancarkan transportasi udara, sehingga Kedatangan jamaah haji Debarkasi Solo menurut rencana kembali akan mendarat di Bandara Adisumarmo Solo. Kedatangan kloter 1 asal Kabupaten Jepara direncanakan Senin (22/11) pukul 08.30. Untuk menangani proses kedatangan jamaah haji yang dijadwalkan 22 Nopember hingga 20 Desember 2010, PPIH Debarkasi Solo mengangkat 260 satgas.

sumber: baca kr jogja, baca di web tv one

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: