APA ITU PC-CLONING

PC-CLONING merupakan sebuah teknologi komputer masa kini yang memungkinkan sebuah
Central Processing Unit (CPU) dapat digunakan untuk dioperasikan oleh lebih dari satu pemakai
sekaligus. Biasanya sebuah CPU hanya dapat dipakai oleh satu orang pemakai saja.
Dengan teknologi PC-Cloning ini, paradigma 1 CPU untuk 1 pemakai telah berubah, sehingga 1
CPU sekarang dapat digunakan, hingga 7 pemakai sekaligus.

Bagaimana PC-CLONING dapat bekerja ?
PC-CLONING bekerja dengan memanfaatkan secara maksimal sumber daya yang dimiliki
sebuah CPU, antara lain: prosesor, memori, dan hardisk. Pada prinsipnya, tidak semua sumber
daya CPU digunakan secara maksimal saat seorang pemakai menggunakan komputer. Apalagi
dengan semakin canggih teknologi prosesor (hingga Pentium 4), serta cepat dan murahnya
memori komputer (hingga teknologi DDR2) saat ini.
Dengan teknologi PC-CLONING, sumber daya CPU yang tidak/belum terpakai tersebut, dapat
dimanfaatkan untuk melayani pemakai lainnya sekaligus.

Apa saja yang dibutuhkan untuk mengaplikasikan teknologi PC-CLONING ?

Pertama, dibutuhkan satu atau lebih CPU dengan spesifikasi yang baik. Spesifikasi CPU yang
direkomendasikan adalah CPU dengan prosesor Pentium 4 1,3 GHz atau yang lebih tinggi,
memori minimal 512 Mb. Semakin banyak pemakai yang akan dilayani, semakin tinggi
spesifikasi CPU yang dibutuhkan. Secara prinsip, semakin tinggi spesifikasi CPU tentu kinerja
PC-CLONING semakin baik. CPU ini disebut sebagai HOST (Komputer Induk).

Kedua, dibutuhkan sebuah alat tambahan, yang disebut Terminal Access (Terminal Akses)
Xtenda X300. Satu Terminal Akses ini dapat dipasangkan dengan 3 (tiga) buah Xtenda Multi
Box. Setiap Xtenda Multi Box yang telah dipasangkan dengan sebuah papan ketik (keyboard),
mouse dan monitor, akan membentuk sebuah CLONE, sebuah “Komputer Anak” untuk seorang
pemakai tambahan.
Lebih dari satu CLONE, dapat dibuat dengan memasangkan Xtenda Multi Box yang lain beserta
papan ketik, mouse dan monitor.
Ketiga, setiap Xtenda Multi Box membutuhkan sebuah papan ketik, sebuah mouse dan sebuah
monitor serta sebuah speaker (opsional, jika dibutuhkan). Jumlah papan ketik, mouse dan
monitor serta speaker yang diperlukan sesuai jumlah Xtenda Multi Box yang dipasangkan pada
komputer Host.

Apa saja KEUNTUNGAN menggunakan PC-CLONING ?

Ada banyak keuntungan menerapkan PC-CLONING ini, beberapa diantaranya yaitu :
Lebih Hemat Biaya
Bayangkan untuk pengadaan komputer dalam jumlah besar, misalnya 20 unit,
dengan paradigma lama, dibutuhkan 20 unit CPU lengkap. Jika setiap CPU misalnya
seharga Rp 3 juta, maka biaya yang dikeluarkan untuk 20 unit CPU menjadi Rp 60
juta ! Ini belum biaya untuk penyediaan monitor, keyboard-mouse sebanyak 20
buah !
Tetapi, dengan teknologi PC-CLONING, cukup disediakan 3 buah CPU, yang
dipasangkan pada masing-masing CPU itu 2 unit Terminal Akses Xtenda X300.
Karena 1 unit Terminal Akses Xtenda X300 dapat menghasilkan 3 buah Komputer
Anak (CLONE). Maka 21 unit “komputer baru” (CLONE) dapat diwujudkan !
Bagaimana biaya yang harus dikeluarkan ? Misalnya 1 CPU seharga Rp 3 juta, maka
3 CPU = Rp 9 juta. Satu unit Xtenda X300 harganya Rp 2,9 juta, maka dibutuhkan 2
unit/CPU x 3 CPU = 6 unit Xtenda X300, dengan biaya Rp 2,9 juta x 6 unit = Rp
17,4 juta. Maka total biayanya menjadi = Rp 9 juta + Rp 17,4 juta = Rp 26,4 juta !
Coba bandingkan Rp 60 juta VS Rp 26,4 juta ! Penghematan biaya hingga 70%

Memangkas Biaya Operasional Listrik Bulanan
Satu unit CPU biasanya membutuhkan daya listrik antara 250 s/d 400 Watt, anggap
300 Watt saja.
Untuk 20 unit CPU yang dioperasikan bersamaan, akan menarik daya listrik hingga =
20 unit x 300 Watt = 6000 Watt = 6 KWh. Ini adalah besarnya daya listrik yang
dibutuhkan 20 unit CPU yang nyala bersamaan dalam setiap jamnya ! Bagaimana
jika 20 unit itu bekerja hingga berjam-jam, bagaimana pula total daya listriknya
dalam seminggu, dalam sebulan ? Sehingga tagihan rekening listrik bulanan pastilah
tinggi …
Bagaimana dengan “CPU” yang dibangun dengan PC-CLONING ? Satu unit Xtenda
Multi Box hanya membutuhkan daya listrik sebesar 5 Watt. Sehingga untuk 20 unit
“CPU” PC-CLONING hanya memakan daya listrik 100 Watt = 0,1 KWh. Ini jelas

meringankan tagihan rekening listrik bulanan !
Coba bandingkan lagi 6 KWh VS 0,1KWh ! Penghematan biaya listrik hingga 98%
dapat diwujudkan !
Meringankan Biaya Perawatan Komputer
Sudah menjadi rahasia umum, setiap komputer pada waktu-waktu tertentu
membutuhkan perawatan, service, perbaikan dan sebagainya.
Untuk 20 Unit CPU, maka proses perawatan tersebut harus dilakukan pada semua
unit, yang tentunya membutuhkan banyak waktu juga banyak biaya.
Anggaplah, biaya perawatan per 1 unit CPU = Rp 20 ribu, maka dibutuhkan
setidaknya Rp 400 ribu untuk perawatan 20 unit CPU.
Sedangkan “CPU” PC-CLONING, tidak membutuhkan perawatan rutin, kecuali sekedar
saat instalasi atau pembaruan (update) programnya. Perawatan hanya dibutuhkan
untuk setiap CPU Host, yang cuma 3 unit tersebut ! Sehingga cuma dibutuhkan Rp
60 ribu untuk perawatan 3 unit CPU Host !

Memudahkan Proses Pembaruan (Up Grade) Komputer Secara Massal
Setiap 2-3 tahun sekali, teknologi komputer (prosesor, memori, dsb) telah
berkembang pesat. Ini mengakibatkan CPU yang saat ini ada, dalam 2-3 tahun ke
depan dapat dikatakan akan ketinggalan zaman (out of date), sehingga dibutuhkan
pembaruan (upgrade) agar tetap dapat mengikuti kebutuhan aplikasi (software)
yang terus berkembang seiring perkembang perangkat kerasnya.
Proses upgrade untuk 20 unit CPU sekalgius sudah bisa dipastikan membutuhkan
biaya yang besar sekali ! Anggaplah untuk upgrade 1 unit CPU perlu biaya Rp 2 juta,
maka diperlukan biaya Rp 40 juta untuk upgrade 20 unit CPU !
Dengan PC-CLONING, upgrade cukup dilakukan pada 3 unit CPU Host, pada “CPU”
CLONE tidak perlu diupgrade perangkat kerasnya (kecuali sekedar upgrade program
via internet yang gratis). Cukup disediakan biaya Rp 6 juta untuk upgrade 3 unit CPU
Host !
Coba bandingkan kembali, Rp 40 juta VS Rp 6 juta ! Penghematan biaya upgrade
CPU hingga 86% dapat dimungkinkan !

Lebih Aman dari Ancaman Virus/Program Lain yang Mengganggu atau Resiko
Kehilangan/Kecurian Data Penting
Pada “CPU” CLONE, tidak disediakan sarana untuk transfer data dari/ke CPU Host
(seperti disk drive atau USB port) – kecuali bila dibutuhkan dapat disiasati (lihat
point 14.
Sehingga peluang masuknya virus/program lain yang mengganggu atau tidak
dikehendaki yang biasanya melalui flashdisk dapat diminimalisir.
Demikian juga, kehilangan/kecurian data penting yang biasanya dapat diambil
pemakai tanpa ijin menggunakan media disket/flashdisk dapat dicegah.
Untuk kebutuhan memasukkan atau mengambil data pada sistem komputer
PC-CLONING hanya dapat dilakukan melalui/pada Komputer Induk (HOST) yang
dapat dipantau/diawasi oleh petugas yang berwenang (jika dibutuhkan).

Dapat Digunakan untuk (hampir) Semua Aplikasi Standar Termasuk Multimedia
Seperti halnya CPU biasa, “CPU” CLONE juga dapat digunakan untuk (hampir) semua
aplikasi standar, mulai dari aplikasi perkantoran (office suite), desain grafis standar,
permainan (games), hingga multimedia (memutar musik/film).
Hanya beberapa aplikasi yang membutuhkan sumber daya komputer yang tinggi
tidak direkomendasikan dijalankan pada “CPU” CLONE, semacam aplikasi desain
grafis/ animasi 3D (3Dimensi), atau aplikasi games 3D.

Menghemat Biaya Pembelian Lisensi Perangkat Lunak Asli

Code: Select all
Gue udah tanya Microsoft Indonesia mereka menyarankan tetap membeli lisensi sejumlah terminal yang ada dan di registrasikan di PC yang menjadi Host, tapi gue bingung in caranya gimana lom tau …ada yg tau ??

Saat ini, aparat yang berwajib sedang gencar melakukan razia perangkat lunak
bajakan, termasuk sistem operasi Microsoft Windows XP dan MS Office-nya.
Untuk 20 unit komputer, dibutuhkan 20 lisensi MS Windows untuk setiap CPU,
juga 20 lisensi MS Office, dan lisensi-lisensi aplikasi lainnya. Tentunya ini
menghabiskan banyak biaya ! Lisensi MS Windows XP Home SP2 Edition (windows
asli) biasa dijual seharga Rp 900 ribu, sehingga 20 lisensi menghabiskan biaya
sebesar Rp 18 juta ! Itu baru Windowsnya, belum perangkat lunak yang lain ?
Dengan PC-CLONING, lisensi perangkat lunak cukup disediakan untuk
masing-masing CPU Host (3 unit) saja, karena pada “CPU” CLONE tidak perlu
diinstalasi perangkat lunak. Cukup disediakan dana Rp 2,7 juta untuk 3 lisensi MS
Windows Home Edition SP2 !
Rp 18 juta VS Rp 2,7 juta ! 87% dana untuk lisensi MS Windows dapat dihemat !

Tidak Bising dan Lebih Menghemat Ruang
Pada “CPU” CLONE (Terminal Akses) tidak menggunakan kipas angin (fan) sebagai
pendingin komponen di dalamnya, sehingga tidak ada suara bising akibat kipas angin
seperti halnya CPU biasa.
Bentuk Xtenda Multi Box yang kecil (sekitar 11 cm x 7,5 cm) sehingga dapat
diletakkan di meja komputer tanpa memakan tempat, tentu saja ruang untuk
pemakai lebih lapang.

Apa kekurangan atau kelemahan teknologi PC-CLONING ini ?
Setiap teknologi pastilah memiliki kekurangan atau kelemahan masing-masing. Demikian
halnya dengan PC-CLONING ini mempunyai beberapa kekurangan atau lebih tepatnya
keterbatasan, antara lain :

Sebagai sebuah kloning/duplikasi, kemampuan Komputer Anak (CLONE) tergantung
dengan kinerja Komputer Induk (HOST), artinya jika spesifikasi HOST adalah spesifikasi
komputer dengan kinerja handal, maka kinerja CLONE-CLONE yang dibentuk dapat
mendekati kinerja HOST. Demikian sebaliknya.
Komputer Anak (CLONE) tidak dapat digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan
sumber daya besar dalam pengoperasiannya, seperti aplikasi grafis/animasi 3 Dimensi,
merender film, atau games dengan kebutuhan grafis 3D dan sebagainya.
Jarak pisah antara setiap Komputer Anak (CLONE) dan Komputer Induk (HOST) dibatasi
oleh kemampuan perangkat keras Terminal Akses Xtenda X300 (lihat point 19 berikut).
Tidak adanya disk drive atau port USB secara bawaan terkadang dianggap menyulitkan
pemakai untuk transfer data. Ini dapat disiasati dengan cara seperti point 13 berikut.
Siapa atau dimana sebaiknya mengaplikasikan PC-CLONING ini ?
PC-CLONING ini sangat cocok untuk diterapkan pada lembaga/instansi yang membutuhkan
tersedianya sejumlah besar komputer untuk banyak pemakai sekaligus. Seperti sekolah atau
lembaga pendidikan yang mengadakan pembelajaran atau pelatihan terkait komputer dan
aplikasinya.
Juga sesuai untuk kantor dengan intensitas penggunaan komputer secara bersamaan yang
tinggi, sehingga kurang efisien seadanyai para pekerja kantor harus saling bergantian
menggunakan komputer untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Bahkan PC-CLONING ini efektif juga diaplikasikan untuk kebutuhan pribadi/keluarga, yang
membutuhkan penggunaan komputer secara massal tanpa harus bergantian, seperti suatu
keluarga dimana sang ayah sering harus membuat laporan pekerjaannya, sang ibu selalu harus
membuat surat-menyurat sebagai sekretaris PKK, si kakak harus menyelesaikan tugas makalah
sekolahnya, dan si adik ingin main game di komputer.

Bookmark this post:

BERITA HARI INI

PDIP Siapkan Lima Pengacara Bantu Airin-Ben

Tangerang (ANTARA) – DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Tangerang Selatan, Banten, menyiapkan lima pengacara untuk mengawal kasus gugatan yang dilayangkan pasangan Arsid-Andre ke Mahkamah Konstitusi.

“Sebagai salah satu partai pengusung, kami telah siapkan pengacara untuk membantu pasangan Airin-Ben mempertahankan kemenangan yang ditetapkan KPUD dari gugatan pasangan lainnya di MK,” kata Ali Zuhri, Wakil Ketua Bidang Infokom DPC PDI-P Kota Tangerang Selatan, di Tangerang, Minggu.

Dijelaskannya, PDIP-P Tangerang Selatan juga telah melakukan koordinasi dengan DPC, DPD dan DPP untuk menyiapkan pengacara dalam kasus gugatan ke MK.

Ditambahkan Ali, sejak awal partainya telah mendukung pasangan Airin-Benyamin termasuk membantu dalam proses gugatan tersebut.

Tak hanya itu, pasangan Airin-Ben yang diusung sembilan partai seperti Partai Demokrat, PKS, PDI-P, PKB, PDS, PKPI, PPDI, PAN dan Golkar juga akan mendapat dukungan dari pihak lainnya.

“Tidak hanya unsur parpol yang sudah bersiap untuk membantu mempertahankan kemenangan. Tetapi, pihak lainnya diluar unsur partai juga akan membantu karena pasangan Airin-Ben banyak mendapat dukungan,” katanya menuturkan.

Pasangan Arsid-Andre Jumat (19/11) mendaftarkan gugatan ke MK dengan alasan adanya sejumlah pelanggaran selama kampanye dan perhitungan suara.

Dalam gugatannya, pasangan tersebut menyebutkan telah terjadi adanya gerakan birokrasi pejabat dalam mengusung massa untuk pasangan Airin-Ben. Kemudian, telah ada pengelembungan suara ditingkat PPS dan PPK serta KPUD.

Bahkan, pasangan nomor urut tiga tersebut telah mengerahkan sebanyak 20 pengacara untuk membantu gugatan di MK dapat disetujui dan dilakukan pemungutan suara ulang.

KPU tanggal 17 November lalu di Gedung Syahidah INN Syarif Hidayatullah Ciputat telah menetapkan pemenang Pemilu Tangerang Selatan kepada Airin-Ben.

Berikut ini perolehan suara hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara di tingkat PPK. Pasangan nomor urut satu (Yayat-Norodom) memperoleh total suara sebanyak 22.640 suara. Pasangan nomor urut dua (Rodiyah-Sulaiman) dengan 7.518 suara.

Pasangan Arsid-Andre sebanyak 187.778 suara dan pasangan Airin-Benyamin sebanyak 188.833 suara. Selisih suara pasangan nomor urut tiga dan empat sekitar 1.115 suara atau 0,27 persen. Sementara jumlah suara tidak sah sebanyak 10.919 suara. Jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 417.748 suara

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: