TERMINAL INDUK KM. 6 BANJARMASIN PERLU PENGAWASAN KETAT DARI KEPOLISIAN

TERMINAL INDUK KM. 6 BANJARMASIN PERLU PENGAWASAN KETAT DARI KEPOLISIAN

Km.6 Banjarmasin adalah terminal induk yang ada di Banjarmasin yang harus mendapat perhatian yang serius dari pihak kepolisian karena terkadang ada banyak terjadi peristiwa yang tidak menyenangkan yang dilakukan oleh orang-orang tertentu yang tidak bertanggung jawab, salah satu contoh kasus yang sering terjadi adalah pemaksaan yang sering dilakukan oleh para calo kepada penumpang yang hendak bepergian menggunakan jasa angkutan di KM.6 Banjarmasin. Para calo kebiasaan di KM.6 Banjarmasin sering sekali dengan cara pemaksaan memaksa calon penumpang untuk membeli tiket dengan cara yang tidak sopan lagi pula mereka menarik tarif dengan harga yang sangat mahal dari harga biasanya bahkan tidak segan-segan para calo untuk memalak penumpang untuk mendapatkan uang lebih dari para penumpang.

gambar di ambil pada waktu demo ratusan sopir menolak pemindahan KM. 6 Banjarmasin

Dari sebuah artikel ini saya menghimbau kepada Aparat kepolisian untuk lebih memperketat pengawasan di KM.6 Banjarmasin dan kapan perlu di KM.6 Banjarmasin dibangun pos polisi yang spesial memantau kegiatan hari-hari di KM.6 Banjarmasin ini.

KM.6 Banjarmasin

Keadaan yang tidak menyenangkan itu terjadi pada Kakak Iparku kemaren sore pada saat sehabis dari Bank Mandiri kami pergi ke KM.6 Banjarmasin untuk membeli tiket bis tetapi sesaat sampai disana kami langsung didatangi oleh para calo yang datang menuju kami dan bertindak tidak sopan dan bahkan memakai cara kekerasan. Bayangkan saja saya kami baru saja sampai untuk sebentar duduk tiba-tiba ada orang yang menanyakan kepada kakak Ipar saya katanya” Handak kamana grang” artinya mau kemana ‘ lalu kakak Ipar saya jawab” mau Ke Patas, lalu calo ini jawab”Disana pak ai umpat kami aja wahini ja mun hdak lakas”  artinya” Sekarang aja pak ikut kami kalau mau cepat’ tetapi kakak Ipar saya jawab” nanti aja karena memang kakak Iparku mau beli tiket bis dan bukan travel, lalu calon ini jawab lagi”lakasi pak ai jangan sampai ulun sarik, artinya”cepat pak jangan sampai saya marah” lalu tetap kakak ipar saya jawab” nanti, perlakuan yang tidak menyenangkan dari para calo yang ada di KM.6 itu pun terjadi dan calo itu terus memaksa padahal kakak Iparku tidak mau ikut travel lagi pula tarifnya mahal dari biasanya.Kakak Ipar saya sempat ditempeleng oleh calo pada sore kemaren dan ditarik secara paksa oleh cal0 tersebut.

Melihat kejadian tersebut saya pun sempat kesal dan marah tetapi saya pikir ga ada gunanya juga saya marah tetapi kalau saya marah malah menambah rumitnya masalah. Sehabis menempeleng kakak Ipar saya lalu calo tersebut memalak penumpang yang ada didalam taksi dengan meminta bayaran tambahan dari masing-masing penumpang 30 ribu rupiah/orang melihat kejadian itu sopir taksi marah lalu balik sopir taksi itu menghajar dan mengeroyok calo tersebut. Kami berdua Kakak Iparku cepat kabur dari KM.6 karena kami tidak ingin  masalah menjadi besar lagi karena awal-awalnya dari seorang calo yang tidak sopan ini tadi.

Sekali lagi saya menghimbau kepada Aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan di KM.6 Banjarmasin ini karena bukan hanya satu kali ini yang sudah terjadi tetapi kejadian ini sudah sangat sering terjadi dan saya menghimbau kepada para calo yang ada di KM.6 Banjarmasin untuk bertindak yang baik kepada para calon penumpang jangan memakai sistem paksa lagi seperti yanng terjadi pada kemaren Sore usahakanlah keamanan dan kenyamanan bersama antara calon penumpang yang ingin menggunakan jasa angkutan tersebut.

Kiranya sebuah artikel ini berguna bagi kita yang membaca dan setiap calon penumpang yang mau menggunakan jasa angkutan dari KM.6 juga berhati-hati karena selain pemalakan aksi copet juga sering terjadi dan kejadian ini sudah sering terjadi. Saya sangat prihatin kepada kondisi Terminal Induk yang ada di KM.6 ini agar bisa diperketat dari segi pengamanan sehingga calon penumpang aman dan nyaman pada saat hendak bepergian dengan menggunakan jasa angkutan di KM.6.



2 Tanggapan

  1. wah thanks gan udah kasih info tentang jasa angkutan di KM.6 ini..
    memang banyak calo2 yang tidak sopan di terminal ini apalagi harga yang mereka berikan sangat mahal..

    Jadi Memang perlu di KM.6 Banjarmasin dibangun pos polisi yang spesial memantau kegiatan hari-hari di KM.6 Banjarmasin ini.

  2. pindahkan saja terminalnya..dari km 6ke km 18…tata ulang terminal pal 6..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: